Tuesday, 25 January 2011

Pantai Balai Kambang

Pura Luhur Amerta Jati


 Sore disaat sang surya sudah bergulat dengan tabir mega mendung disisi barat atas, nampak sebuah pemandangan yang luar biasa cantiknya. Tepat pukul 15:00 saat kami tiba di Pantai Balekambang yang terletak di desa Srigonco, Kecamatan Bantur Malang. Jalanan yang berkelok-kelok serta sesekali ada jalan yang rusak, sama sekali tidak mengganggu perjalanan kami. Apalagi sepanjang perjalanan mata kami disuguhi hamparan pohon jati di kiri kanan yang bersusun rapi.Keindahan langsung terekam dipandangan pertama, pasir putih keemasan terhampar luas di tepian pantai yang merupakan pesisir laut selatan, ombak yang menggulung menghasilkan lukisan warna putih dengan deburan intan, kontras dengan air di depan dan belakangnya yang berwarna biru kehijauan. Deburannya menghasilkan suara gemuruh yang enak pula didengar, seakan mewakili gemuruh hati ini. Sepintas aku merasa seperti berada di Pantai Kuta Bali, memang tidak salah kalau ada yang mengatakan Pantai Balekambang mirip dengan pantai yang menjadi primadona para turis mancanegara berjemur itu. Dari gemuruh ombak yang saling berkejaran, putih keemasan pasirnya, sampai biru lautnya  memang mengambarkan pantai kuta, mungkin yang berbeda pengunjungnya. Di Pantai Balekambang tidak ada turis-turis mancanegara yang berenang dan berjemur dengan tubuh mengenakan “bikini”.
              Selain pemandangan pasir putih dan gulungan ombak yang berbaris rapi saling berkejaran, pesona lain yang menarik mata dan akhirnya membawa kaki terus menapaki bibir pantai adalah Pulau Wisanggeni dan Pulau Ismoyo yang jaraknya tidak jauh dan bisa dicapai melalui jembatan beton yang panjangnya kurang lebih sekitar 150 meter. Di Pulau Ismoyo sendiri ada sebuah Pura yang diberi nama Pura Luhur Amerta Jati. Pura yang diresmikan pada tanggal 17 Oktober 1985 ini terhampar karang laut yang senantiasa dihempas ombak besar.
          
Jembatan yang unik menuju ke pura






track wisata kali ini ke Laut Selatan tepatnya ke lokasi Pantai Balekambang yang ada di Kecamatan Bantur, 65 km arah ke selatang dari kota Malang. Kalo mungkin diliat dari TrackLog, kok banyak muter muter di kota Malang, yah itulah saya bingung mau cari makan dimana di kota Malang, bukan karena gak ada restaurant tapi karena istri lagi hamil, kemauannya sulit ditebak.
              Ini kali kedua saya ke Bale Kambang dan melalui rute Gondanglegi dan Bantur, walau sebenarnya kalo diliat dari Peta, perjalanan ini dapat pula dicapai melalui Kepanjen terus ke Pagak belok ke kiri ke arah Bantur, tapi kayaknya lebih jauh dan ribet makanya saya putuskan ambil track melalui GondangLegi dan Bantur, walau jalan yang dilalui ke lokasi beraneka ragam bentuknya, mulai dari turunan hingga tanjakan curam yang hanya bisa pake gigi satu dimobil (S 08.36315 E 112.55623), wah tapi asyik banget kok, apalagi begitu kita melihat loket pintu masuk ke pantai (S 08.40005 E 112.54404), rasanya lega udah sampai. Oya sedikit informasi jalan rute setelah kecamatan GondangLegi cukup hanya bisa dilalui 2 mobil pas, karena saya bawa mobil Karimun yah gak masalah dah. Nggak terbayang gimana yah kalo minibus pada papasan dijalan ? padahal kanan kiri turunan tebing cukup curam dengan dihiasi hutan jati.
            Pantai Balekambang memang cukup menawan, ini saya bicara pantainya lo, tapi sayangnya hal ini tidak didukung pula dengan fasilitas yang memadai, hingga terkesan kumuh. Apalagi kalo liat sarana MCK-nya yang, maaf baunya..yah tau sendirilah  Walaupun begitu, pantai ini cukup bersih dengan pasir putih yang menawan, tempat parkir yang luas. Teradpat pula failitas camping ground, kios cinderamata, rumah makan, kantor informasi, bungalow sangat sedeharna, mushola, dan pendopo. Sayangnya semua ini tidak dirawat dengan baik. Sayang ya, padahal untuk akses masuk perOrang Rp. 5,200,- dan setiap masuk MCK ada juga retribusi Rp. 500,-, tapi kok masih bau dan gak terawat, yah tau dah, males mikirinnya, namanya Indonesia Pantai BaleKambang dipenuhi dengan karang laut, yang membentang sepanjang kurang lebih 2000 meter dengan lebar 200 meter ke arah laut. Menurut penduduk setempat, jika air laut surut biasanya diantara karang-karang atau bebatuan tersebut banyak ditemui ikan hias bergerombol dan hewan laut lainnya. Dipantai ini terdapat tiga buah pulau berjajar ke arah barat, yakni Pulau Ismoyo, pulau Anoman dan Pulau Wisanggeni. Di Pulau Ismoyo berdiri megah sebuah Pura, akses ke Pura dihubungkan oleh sebuah jembatan setapak dengan lebar 1,5 meter. Sepintas, mirip pantai dengan Pantai Kuta - Bali.
pesisir pantai

            Pada bulan Suro, Pantai Balekambang cukup ramai di datangi wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Ada acara yang khusus di Pantai Balekambang ini yaitu Upacara Surohan (Suro'an) dan Upacara Jalanidhi Puja. Selamat berwisata tapi sebelumnya cek kondisi kendaraan anda supaya nyaman dan aman diperjalanan.


Lokasi : Balekambang, Bantur, Malang
Mungkin anda juga menyukai artikel di bawah ini

1 Komentar:

THAMIIE said...

BALAI KAMBANG IS BEST BEAUTIFUL BEACH

Terima kasih telah berkunjung, Pembaca yang baik adalah yang bersedia meluangkan waktunya untuk meninggalkan komentar