Friday, 25 November 2016

Pantai Nembrala

Pulau Rote,sebuah pulau di ujung selatan Indonesia masuk dalam wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Di pulau ini terdapat pantai dengan panorama yang indah dan ombak berkelas dunia yang selalu diburu peselancar dunia. Untuk mencapai pulau ini Anda perlu melakukan penerbangan dari Bali menuju kota Kupang (Bandar Udara El Tari). Sesampainya di Kupang Anda dapat menginap terlebih dahulu di kota ini atau langsung menuju pulau Rote. Perjalanan dapat dilanjutkan dengan mobil menuju Pelabuhan Tenau sekitar 30 menit. Penyebrangan melalui Pelabuhan Tenau ke Pulau Rote dengan menumpang kapal Ferry menuju Pantai Baru (Pelabuhan di Pulau Rote) dimana perjalanan dilakukan sekitar 3-4 jam atau dengan menggunakan kapal cepat menuju Kota Ba’a sekitar 40-60 menit. Setelah Anda menginjak kaki di Kecamatan Ba'a, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda empat sekitar 1,5 jam. Sepanjang perjalanan, pemandangan yang dapat dilihat adalah padang rumput kering dan ranting-ranting pohon tak berdaun akibat musim kemarau. Ada kesan tersendiri melihat pemandangan itu. Indah tapi sendu. Suasana Pantai Nembrala, Rote, masih jauh dari keramaian. Nembrala disebut-sebut sebagai Kuta-nya Pulau Rote dengan hamparan pasir putih. Pantai Nembrala cukup memuaskan mata dengan air lautnya yang biru berdebur menepi ke pasir putih pantainya yang panjang. Wisatawan yang berkunjung di Desa Nembrala menghabiskan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan hanya untuk menikmati permainan gelombang air laut. Desa Nembrala juga mengisahkan keindahan tersendiri. Selain menawarkan pemandangan pantai dengan rimbunan pohon kelapa yang menjulang tinggi dan lambaian dedaunan yang meneduhkan. Benar-benar memanjakan mata. Bikin segar dan damai. Pantai Nembrala memiliki ombak berskala internasional sehingga tidak heran banyak wisatawan mancanegara mengunjunginya. Bahkan pada bulan Agustus hingga Oktober, ombak di pantai ini bisa mencapai ketinggian 7 meter.
Bagi para pemburu ombak dari seluruh dunia yang datang ke Indonesia, Pantai Nembrala telah menjadi salah satu magnet yang mampu menarik mereka untuk menantang salah satu ombak terbaik di Indonesia. Jika Anda menyusuri pulau ke arah timur, pesona pantai semakin menggoda. Anda akan menemukan Pantai Bo’a. Pantai ini adalah tempat wisatawan bermain selancar. Ketinggian ombak dipantai ini relatif sama dengan pantai Nembrala. Di sekitar Pantai Nembrala, ada beberapa pilihan penginapan, mulai dari hotel hingga homestay dengan tarif puluhan ribu rupiah hingga ratusan ribu rupiah per malamnya. Meskipun sarana terbatas namun Pantai Nembrala, Nusa Tenggara Timur layak diacungi jempol keindahannya.
Menyusuri Pulau Rote 
 Hanya sekitar 2-3 mil dari Pantai Bo’a, nampak Pulau Ndana yang menjadi tempat satu peleton pasukan Marinir TNI Angkatan Laut mengawal bangsa dari arah selatan. Selain pasir putih yang menggoda, di Pantai Bo’a juga ada atol. Di bukit inipun sudah ada orang asing yang membangun penginapan di tengah hutan dan jika tertarik bisa menyeberang ke Pulau Ndana. Di sana ada banyak rusa timor yang dilindungi, sekaligus menjadi markas TNI AL.
Pengunjung juga bisa melanjutkan petualangan ke Oeseli yang jaraknya hanya sekitar 3 kilometer dari Bo’a. Di sepanjang jalan menuju Oeseli dijumpai banyak bukit karang ditumbuhi pohon kerdil. Nampak seperti taman bonsai. Berkutnya Anda akan menjumpai Pantai Oeseli yang memiliki sebuah gerbang besar dari bukit batu cadas. Bukit batu cadas itu, membentuk sebuah gerbang besar untuk mengintip wilayah selatan. Di seberang selatan Oeseli tampak Pulau Ndana yang segar menghijau. Pulau Ndana, adalah pulau paling selatan Indonesia, jaraknya hanya 70 mil dari gugusan Pulau Pasir.
Mungkin anda juga menyukai artikel di bawah ini

0 Komentar:

Terima kasih telah berkunjung, Pembaca yang baik adalah yang bersedia meluangkan waktunya untuk meninggalkan komentar