Saturday, 18 June 2011

Pantai Sundak Jogjakarta

A. Selayang Pandang

Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, nama Pantai Sundak mulai digunakan setelah di pantai ini terjadi pertarungan antara seekor anjing dan landak. Pertarungan terjadi karena seekor anjing yang sedang kelaparan secara kebetulan berjumpa seekor landak.
Si landak kemudian dikejar dan akhirnya menjadi mangsa anjing kelaparan tadi. Atas peristiwa itu, sang pemilik anjing sering menyebut-nyebut pantai ini sebagai sundak. Yang mana sundak merupakan paduan dari ‘asu‘ [anjing dalam bahasa Jawa] dan ‘landak‘ [hewan berkulit duri].

Sejak dinamakan sundak, pantai ini mulai terdengar gaungnya. Kini, obyek wisata alam ini cukup digemari para wisatawan domestik dan mancanegara. Karena itu, Pantai Sundak menjadi lokasi wisata alam andalan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.


Kendati menjadi obyek andalan pemerintah daerah setempat, pantai yang lingkungannya cukup bersih dan terawat dengan baik ini masih dikelola oleh warga sekitar.

B. Keistimewaan

Wisatawan tak akan pernah ingkar untuk mengatakan bahwa Pantai Sundak dan lingkungannya memang menakjubkan. Pantainya sendiri, menampilkan pasir putih yang resik dan air laut yang jernih. Belum lagi ketika pengunjung mencoba untuk berjalan dari bibir pantai ke tengah laut yang relatif dangkal hingga sejauh 30 meter. Di sana, terdapat batu-batu karang kecil berjajar dan menjadi persembunyian biota-biota laut yang mungil.

Tampak beberapa bukit batu karang dan batu kapur di utara pantai dengan tinggi sekitar 12 meter. Bukit-bukit ini melatari pantai dan menambah keelokan pesona alam kawasan Pantai Sundak. Di dalam salah satu bukit batu karang tersebut terdapat gua, yang di dalamnya ada sumur air tawar yang menjadi sumber mata air penduduk sekitar.



Daya tarik lain di pantai ini ialah pohon-pohon yang membuat sejuk hembusan angin laut di sekitar pantai. Di sore hari, dari bawah pepohonan ini, wisatawan dapat menikmati cantiknya matahari terbenam di ufuk Samudra Hindia.

Pantai Sundak berada dalam satu area dengan sebagian obyek wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul. Jadi, wisatawan yang ingin mencari suasana pantai yang berbeda dapat beranjak menuju lokasi lainnya. Beberapa pantai lain yang letaknya berdekatan dengan Pantai Sundak ialah: Pantai Baron, Pantai Krakal, Pantai Kukup, Pantai Drini, dan Pantai Sepanjang.

C. Lokasi

Secara administratif, Pantai Sundak masuk di wilayah Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

D. Akses

Dari Yogyakarta menuju ibu kota Kabupaten Gunungkidul, Wonosari, wisatawan dapat naik bus yang berangkat dari Terminal Giwangan Yogyakarta. Wisatawan dapat memilih mini bus atau bus besar dengan tarif rata-rata Rp 8.000 [2010]. Perjalanan menelan waktu sekitar 1 jam. Sesampainya di Kota Wonosari, biasanya penumpang bus akan diturunkan di sekitar Pasar Wonosari atau daerah pertokoan di sana.


Kemudian, carilah bus kecil yang menuju Pantai Baron atau Krakal. Dengan menumpangi bus kecil tersebut, memakan waktu antara 40 menit—1 jam dengan ongkos Rp7.000 [Desember 2010].

Bila wisatawan berangkat dari pusat Kota Yogyakarta langsung menuju pantai dengan kendaraan roda dua, perjalanan memakan waktu sekitar 2 jam.

E. Harga Tiket

Ketika memasuki kawasan obyek wisata pantai di Gunungkidul, wisatawan harus membayar Rp 1.500 per orang terlebih dulu di pos retribusi yang berada di jalan utama menuju lokasi. Sedangkan tatkala mengunjungi Pantai Sundak, wisatawan tidak dikenai biaya apapun, kecuali Rp 1.000 untuk parkir kendaraan.

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Karena Pantai Sundak masih belia sebagai obyek wisata, penginapan memang tidak akan pengunjung temukan di kawasan pantai tersebut. Tetapi, di beberapa pantai di sebelah barat Pantai Sundak, yakni Pantai Kukup, Pantai Krakal, atau Pantai Baron, wisatawan dapat menemukannya dengan mudah. Di beberapa pantai ini, terdapat penginapan-penginapan sederhana. Harga sewa kamar per malamnya pun juga relatif murah, yakni berkisar antara Rp 50.000—Rp 100.000 [Desember 2010]. Selain itu, pengunjung pun dapat menyewa homestay di sekitar kawasan ini.

Selain itu, terdapat pula kedai-kedai untuk makan bagi para wisatawan.



Di tempat-tempat ini, cita rasa makanan yang disajikan di daerah pantai ialah cita rasa berbagai masakan ikan. Warung-warung kecil yang berjajar di tepi pantai ini menawarkan masakan hasil laut nelayan setempat kepada pengunjung. Selain itu, kawasan ini juga menyediakan fasilitas lain, seperti kamar mandi dan mushola.




Sumber: Wisatamelayu.com
Mungkin anda juga menyukai artikel di bawah ini

5 Komentar:

rumput dan ilalang said...

pantai-pantai Gunung Kidul ga da matinya untuk di explor sob

Syaiful Anwar said...

aku udah 2 sob untuk yang daerah Jogja dan sekitarnya,,, kemungkinan di posting selanjutya dan bulan selanjutnya lagi baru bisa di muat hehehehe, kekurangan referensi nich

bisnis tiket pesawat said...

dulu mau kesini,
tapi gagal karena pulang UAS sore,'hadehhhh..
kapan bisa kesini lagi yah ?

Syaiful Anwar said...

hehehehehe,... kapan-kapan aja bisa, apalagi klo deket.,

angga said...

pengen ksana, pdhl sdh 2 kali ke baron tp blm prnh mmpir k,pantai sundak. g tau informasi aj kali.

Terima kasih telah berkunjung, Pembaca yang baik adalah yang bersedia meluangkan waktunya untuk meninggalkan komentar